Produk Matematika Kelas 8 SMP (Edisi Revisi 2016)

Berikut ini contoh video pelajaran Matematika Kelas 8 SMP

Detail Materi

Pada edisi revisi 2016 Bab Pola Bilangan dipelajari pada kelas 8 sedangkan pada edisi 2013 dipelajari pada kelas 9. Namun begitu materi yang dipelajari masih sama.

Pada video berikut ini dibahas penjelasan tentang Barisan Aritmatika karena materi ini sering keluar di Ujian Nasional.

Barisan aritmatika adalah suatu barisan dengan selisih antara dua suku yang berurutan selalu tetap.
Misalnya Un menyatakan suku ke-n suatu barisan, maka barisan itu disebut barisan aritmatika jika Un - Un-1 selalu tetap.

Bentuk umum barisan aritmatika seperti berikut :
U1,U2,U3,...... ,Un-1 atau a,a + b,a + 2b,……,a + (n-1) b
Keterangan : U1 = a = suku pertama
Un - Un-1 = beda = b
Un = suku ke-n
n = banyaknya suku / urutan suku
Maka rumus suku ke-n barisan aritmatika adalah Un = a + (n-1) b, dengan n = 1,2,3,……

Untuk menentukan deret aritmatika dapat menggunakan rumus :

(S_n = frac {n}{2} [2a +(n-1)b])

atau

(S_n = frac {n}{2} (a+U_n))

Pembahasan Bab Bidang Kartesius di Edisi Revisi 2016 ini tidak jauh berbeda dengan Kurikulum 2013. Perbedaannya hanya pada nama bab nya saja, yang mana bab ini di Kurikulum 2013 adalah Sistem Koordinat.

Pada video demo berikut berisi contoh soal mengenai penggunaan rumus fungsi.

Fungsi atau pemetaan dalam istilah matematika adalah pemetaan setiap anggota sebuah himpunan (dinamakan sebagai domain) kepada anggota himpunan yang lain (dinamakan sebagai kodomain).

Contoh Soal :

  1. f(3)
  2. f(-1)
 

Untuk menentukan persamaan garis lurus diperlukan nilai gradien atau dua titik yang dilalui oleh garis tersebut. Soal berikut akan membahas cara menentukan persamaan garis lurus dengan memanfaatkan hubungan gradien dari dua garis yang saling tegak lurus.

Contoh Soal :

Tentukan persamaan garis yang tegak lurus dengan garis \(y -2x+7=0\)  dan melalui titik (6, -5)

 

Persamaan linear adalah sebuah persamaan aljabar, yang tiap sukunya mengandung konstanta, atau perkalian konstanta dengan variabel tunggal. Persamaan ini dikatakan linear sebab hubungan matematis ini dapat digambarkan sebagai garis lurus dalam Sistem koordinat Kartesius.

Dalil Pythagoras dapat digunakan untuk berbagai permasalahan yang berkaitan dengan segitiga siku-siku. Beberapa penggunaan itu diantaranya menghitung panjang sisi-sisi segitiga siku-siku, menentukan jenis segitiga, menentukan diagonal bidang dan ruang. 

Pembahasan materi lingkaran pada edisi revisi 2016 masih sama dengan kurikulum 2013.

Pada video berikut ini dibahas luas dan keliling lingkaran, karena soal seperti ini sering keluar saat ujian, baik ulangan harian, ujian akhir semester.

Dalam geometri Euklid, sebuah lingkaran adalah himpunan semua titik pada bidang dalam jarak tertentu, yang disebut jari-jari, dari suatu titik tertentu, yang disebut pusat. Lingkaran adalah contoh dari kurva tertutup sederhana, membagi bidang menjadi bagian dalam dan bagian luar.

Pada bab ini akan dijelaskan mengenai unsur-unsur dan jaring-jaring bangun ruang sisi datar.

Pembahasan pada bab ini lebih khusus mempelajari volume dan luas permukaan dari bangun ruang kubus, balok, prisma dan limas karena untuk unsur-unsurnya di bahas dalam bab sendiri.

Pada video berikut ini dibahas penyelesaian kasus yang berkaitan dengan luas permukaan Limas, karena soal seperti ini sering keluar saat Ujian Nasional.

Limas adalah suatu bangun ruang yang dibatasi oleh sebuah segi banyak (segi n) dan segitiga - segitiga yang mempunyai titik puncak persekutuan di luar bidang segi banyak itu. Seperti prisma, nama limas juga berdasarkan jumlah segi-n sisi alasnya. Apabila alas limas berupa segi-n beraturan dan tiap sisi tegak merupakan segitiga sama kaki yang beraturan, maka limasnya disebut limas segi-n beraturan.

Ukuran pemusatan adalah sembarang ukuran yang menunjukkan pusat segugus data, yang telah diurutkan dari yang terkecil sampai yang terbesar atau sebaliknya dari yang terbesar sampai yang terkecil. Salah satu kegunaan dari ukuran pemusatan data adalah untuk membandingkan dua (populasi) atau contoh, karena sangat sulit untuk membandingkan masing-masing anggota dari masing-masing anggota populasi atau masing-masing anggota data contoh. Nilai ukuran pemusatan ini dibuat sedemikian sehingga cukup mewakili seluruh nilai pada data yang bersangkutan.

Ukuran pemusatan yang paling banyak digunakan adalah nilai tengah, median, dan modus. Masing-masing dari ukuran pemusatan data tersebut memiliki kekurangan. Nilai tengah akan sangat dipengaruh nilai pencilan.Median terlalu bervariasi untuk dijadikan parameter populasi. Sedangkan modus hanya dapat diterapkan dalam data dengan ukuran yang besar.

Rata-rata hitung atau arithmetic mean atau sering disebut dengan istilah mean saja merupakan metode yang paling banyak digunakan untuk menggambarkan ukuran tendensi sentral. Mean dihitung dengan menjumlahkan semua nilai data pengamatan kemudian dibagi dengan banyaknya data. Sampel statistik biasanya dilambangkan dengan huruf Inggris, ar{x}, sementara parameter-parameter populasi biasanya dilambangkan dengan huruf Yunani, misalnya μ.

Peluang atau kebolehjadian atau dikenal juga sebagai probabilitas adalah cara untuk mengungkapkan pengetahuan atau kepercayaan bahwa suatu kejadian akan berlaku atau telah terjadi. Konsep ini telah dirumuskan dengan lebih ketat dalam matematika, dan kemudian digunakan secara lebih luas dalam tidak hanya dalam matematika atau statistika, tapi juga keuangan, sains dan filsafat.

Peluang suatu kejadian yang diinginkan adalah perbandingan banyaknya titik sampel kejadian yang diinginkan itu dengan banyaknya anggota ruang sampel kejadian tersebut.

Peluang dapat diukur secara frekuensi relatif ketika percobaan dilakukan perulangan beberapa kali, seperti dalam contoh pelemparan koin yang dilakukan dalam beberapa kali perulangan. Karenanya, peluang suatu kejadian dapat diukur dari proporsi jumlah kemunculan suatu kejadian dimana percobaan diulang sebanyak jumlah tertentu. Peluang teoritik diperoleh berdasarkan pengalaman orang lain, sedangkan peluang empiris diperoleh berdasarkan percobaan sendiri.

BAB 11 PELUANG EDISI 2016 (Materi Peluang)

Peluang atau kebolehjadian atau dikenal juga sebagai probabilitas adalah cara untuk mengungkapkan pengetahuan atau kepercayaan bahwa suatu kejadian akan berlaku atau telah terjadi. Konsep ini telah dirumuskan dengan lebih ketat dalam matematika, dan kemudian digunakan secara lebih luas dalam tidak hanya dalam matematika atau statistika, tapi juga keuangan, sains dan filsafat.

Peluang suatu kejadian yang diinginkan adalah perbandingan banyaknya titik sampel kejadian yang diinginkan itu dengan banyaknya anggota ruang sampel kejadian tersebut.

Peluang dapat diukur secara frekuensi relatif ketika percobaan dilakukan perulangan beberapa kali, seperti dalam contoh pelemparan koin yang dilakukan dalam beberapa kali perulangan. Karenanya, peluang suatu kejadian dapat diukur dari proporsi jumlah kemunculan suatu kejadian dimana percobaan diulang sebanyak jumlah tertentu. Peluang teoritik diperoleh berdasarkan pengalaman orang lain, sedangkan peluang empiris diperoleh berdasarkan percobaan sendiri.

 

Head Office

Alamat lengkap kantor pusat kami

 Jl. Telaga Murni 1, Ruko Danau Sunter Mas No. D3 & D5, Sunter Jaya, Tanjung Priok - Jakarta Utara

 (021) 2265 2392/94 ext 100 WA 0878 8361 3000

 Fax. (021) 6531 3626

Our Testimonial

Apa kata mereka tentang seratus institute

seratusinstitute.com adalah suatu website yang sangat bermanfaat terutama buat kami para pelajar karena dapat belajar matematika, fisika, kimia dimanapun dan kapanpun. Juga karena terdapat video belajar yang dapat dilihat berulang-ulang sehingga kami dapat mengingat pelajaran dengan baik

Raisa Riupassa

Kelas 10 - SMA Santa Ursula, Bsd

Our Social Media

Gabung dan ikuti social media kami

TOP