Produk Matematika Kelas 6 SD (Edisi Revisi 2016)

Berikut ini contoh video pelajaran Matematika Kelas 6 SD

Detail Materi

Dalam soal cerita, untuk mengetahui apakah soal tersebut dapat diselesaikan dengan FPB atau KPK adalah dengan cara memperhatikan :

* Jika KPK berhubungan dengan waktu (detik, menit, jam, hari, tanggal) dan di soalnya terdapat keterangan bertemu lagi, bersama-sama lagi.

* Jika FPB berhubungan dengan benda dan di soal terdapat keterangan membagi sama banyak.

Untuk menentukan FPB dan KPK dapat diselesaikan dengan menggunakan faktorisasi prima atau perkalian faktor – faktor yang merupakan bilangan prima.

Untuk lebih jelasnya perhatikan contoh soal berikut ini:

Susi membeli manik–manik merah 16 butir, hijau 24 butir, dan putih 32 butir. Susi akan membuat kalung dari manik–manik tersebut dengan kombinasi warna. Berapa kalung yang dapat dibuat jika jumlah manik–manik pada setiap kalung sama? Berapa jumlah masing–masing warna pada setiap kalung?

Untuk menentukan akar pangkat 3 dengan cara pemfaktoran bisa dilakukan dengan mengubah bilangan tersebut ke dalam bentuk perkalian faktor-faktor primanya. Dalam menentukan akar suatu bilangan dengan cara pemfaktoran ini konsep dasar yang perlu dipahami adalah bahwa akar merupakan kebalikan dari bentuk pangkat.

Contoh : sqrt[3]{274.625}sqrt[3]{5	imes 5	imes 5	imes 13	imes 13	imes 13}sqrt[3]{5^{3}	imes 13^{3}} =  53 : 3 x 133 : 3 = 5 x 13 = 65

Dalam menentukan nilai suatu obyek jika diketahui perbandingan, jumlah dan selisihnya, Untuk lebih jelasnya perhatikan contoh soal berikut ini:

	ext{Umur Nani } frac{2}{5} 	imes 	ext{= × Umur Teti. Selisih umur mereka berdua 12 tahun. Berapa tahun umur Teti ?}

Untuk menentukan skala, jarak peta dan jarak sebenarnya dapat dihitung dengan menggunakan rumus.

Untuk lebih jelasnya perhatikan contoh soal berikut ini:

Jika jarak dari kota A ke kota B dalam peta adalah 6 cm. Berapakah jarak sesungguhnya, jika skala 1 : 1.000.000 ?

Pada subbab ini akan di bahas tentang cara menentukan waktu berangkat, waktu tiba dan lama perjalanan.

Untuk lebih jelasnya perhatikan contoh soal berikut ini:

Seorang pembalap sepeda mencapai garis finish pukul 10.15. Setiap jam pembalap tersebut dapat memacu sepedanya rata – rata 45 km. Jika jarak yang harus ditempuh 180 km. Pukul berapa pembalap itu melakukan start ?

Pada subbab ini akan dibahas tentang cara menyederhanakan bentuk algebra.

Untuk lebih jelasnya perhatikan contoh soal berikut ini:

Simplify the following expressions.

a. 8d – 5d + 7d – 9d      

b. 4 + 12s +8 –9s – 7

Pada contoh soal ini akan dibahas tentang cara menentukan berat benda (emas) dengan menggunakan rumus. Kemudian menghitung harga emasnya.

Untuk lebih jelasnya perhatikan contoh soal berikut ini:

Sebatang emas panjangnya 15 cm, lebar 8 cm, dan tebal 4,5 cm. Berat jenis emas 19,05. Emas itu akan dijual dengan harga Rp. 22.500,00 per gram. Berapa harga emas seluruhnya ?

Pada contoh soal ini akan dibahas tentang cara menentukan Lama Dijalan dengan menggunakan rumus. Kemudian menentukan waktu tersusulnya.

Untuk lebih jelasnya perhatikan contoh soal berikut ini:

Sarif dan Budi tinggal di kota A, masing – masing menuju kota B. Sarif berangkat pukul  07.00 dengan kecepatan 40 km/jam. Sedangkan Budi berangkat pukul 08.15 dengan  kecepatan 55 km/jam. Pukul berapakah Budi dapat menyusul Sarif ?

Pada contoh soal ini, dijelaskan tentang cara mencari jumlah uang mereka sekarang.

Untuk lebih jelasnya perhatikan contoh soal berikut ini:

Jumlah uang Ida dan Titin Rp. 3.500,00. Ida membelanjakan Rp. 750,00. Titin diberi Ibunya Rp. 250,00. Jumlah uang mereka sekarang adalah ....

Pada contoh soal ini akan dijelaskan tentang cara menentukan berat murni dengan menggunakan rumus kadar.

Untuk lebih jelasnya perhatikan contoh soal berikut ini:

Berat benda 1,4 kg. Kadar 0,750. Hitunglah berat murninya?

Pada subbab ini akan dipelajari tentang cara menentukan letak persamaan garis pada bidang koordinat.

Untuk lebih jelasnya perhatikan contoh soal berikut ini:

Yang merupakan titik koordinat dari persamaan x + y = 2, y bilangan cacah kurang dari 2 adalah ...

Pada subbab ini akan dibahas tentang cara – cara dalam mencari nilai dari suatu campuran.

Untuk lebih jelasnya perhatikan contoh soal berikut ini:

Di sebuah bengkel dipasang 200 buah ban, cukup untuk 96 kendaraan bajaj dan sepeda. Berapa jumlah bajaj ?

Pada sub bab ini akan dibahas tentang rumus untuk menentukan lama bekerja seseorang atau lebih dalam meyelesaikan satu pekerjaan.

Untuk lebih jelasnya perhatikan contoh soal berikut ini:

Suatu persediaan bahan bakar jika dipakai oleh sebuah mobil akan habis dalam 15 hari, tetapi jika dipakai oleh sepeda motor akan habis dalam 10 hari. Dalam berapa hari bahan bakar itu akan habis, jika digunakan untuk bersama-sama mobil dan sepeda motor?

Pada pembahasan ini kita akan berlatih menyelesaikan permasalahan yang berkaitan dengan kesebangunan. Dua bangun datar atau lebih dikatakan sebangun jika panjang sisi-sisi yang bersesuaian pada bangun-bangun datar tersebut memiliki perbandingan yang senilai. Selain itu, jika sudut-sudut yang bersesuaian pada bangun-bangun datar tersebut sama besar maka bangun-bangun datar tersebut juga sebangun. Dan lebih khusus lagi, jika bangun-bangun datar tersebut memiliki bentuk dan ukuran yang sama serta sudut-sudut yang bersesuaian sama besar, maka bangun-bangun datar tersebut dapat dikatakan kongruen.

Untuk lebih jelasnya perhatikan contoh soal berikut ini :

Apakah ketiga bangun di bawah ini sebangun ?

Pada subbab ini akan dijelaskan tentang satuan berat dan cara menghitungnya.

 

Untuk lebih jelasnya perhatikan contoh soal berikut ini:

Untuk berdagang di Pasar  selama satu hari Paman membeli buah dan sayur sebagai berikut :

Labu       : 2 kuintal

          Jagung    : 5 kg

        Wortel     : 4.000 gr

     Strawberry  : 20 hg

Berapa kg jumlah seluruh barang yang dibeli Paman ?

Pada Subbab kali ini akan dibahas tentang cara menentukan luas dari bangun datar segitiga.

 

Untuk lebih jelasnya perhatikan contoh soal berikut ini:

Sebuah segitiga, panjang alasnya 12 cm, tingginya 6 cm. Tentukan luasnya ?

Belah ketupat adalah segi empat dengan kekhususan yaitu sisi yang  berhadapan sejajar dan sama panjang. Dan pada subbab ini akan dibahas tentang sifat – sifat bangun datar Belah Ketupat.

Untuk lebih jelasnya perhatikan contoh soal berikut ini:

Bangun PQRS adalah sebuah belah ketupat

a. Jika PQ = 4 cm, maka SR = . . . cm

b. Ada berapa pasang sisi yang sejajar? Sebutkan!

c. Jika sudut SPQ = 70°, maka sudut SRQ = . . . °, sudut PQR =  . . . °, sudut PSR = . . . °

d. Persamaan dan perbedaan belah ketupat dengan bangun persegi adalah . . .

BAB 22 SIFAT - SIFAT BANGUN EDISI REVISI 2016 (Contoh Soal - Belah Ketupat)

Belah ketupat adalah segi empat dengan kekhususan yaitu sisi yang  berhadapan sejajar dan sama panjang. Dan pada subbab ini akan dibahas tentang sifat – sifat bangun datar Belah Ketupat.

Untuk lebih jelasnya perhatikan contoh soal berikut ini:

Bangun PQRS adalah sebuah belah ketupat

a. Jika PQ = 4 cm, maka SR = . . . cm

b. Ada berapa pasang sisi yang sejajar? Sebutkan!

c. Jika sudut SPQ = 70°, maka sudut SRQ = . . . °, sudut PQR =  . . . °, sudut PSR = . . . °

d. Persamaan dan perbedaan belah ketupat dengan bangun persegi adalah . . .

 

Head Office

Alamat lengkap kantor pusat kami

 Jl. Telaga Murni 1, Ruko Danau Sunter Mas No. D3 & D5, Sunter Jaya, Tanjung Priok - Jakarta Utara

 (021) 2265 2392/94 ext 100 WA 0878 8361 3000

 Fax. (021) 6531 3626

Our Testimonial

Apa kata mereka tentang seratus institute

seratusinstitute.com adalah suatu website yang sangat bermanfaat terutama buat kami para pelajar karena dapat belajar matematika, fisika, kimia dimanapun dan kapanpun. Juga karena terdapat video belajar yang dapat dilihat berulang-ulang sehingga kami dapat mengingat pelajaran dengan baik

Raisa Riupassa

Kelas 10 - SMA Santa Ursula, Bsd

Our Social Media

Gabung dan ikuti social media kami

TOP