Produk Matematika Kelas 5 SD (Edisi Revisi 2016)

Berikut ini contoh video pelajaran Matematika Kelas 5 SD

Detail Materi

Sifat distributif merupakan sifat penyebaran.

Untuk lebih jelasnya perhatikan contoh soal berikut ini:

Selesaikanlah soal di bawah ini dengan menggunakan Sifat Distributif

8 	imes left ( 11 - 5 
ight ) = left ( cdots 	imes cdots 
ight ) - left ( cdots 	imes cdots 
ight )

                         = cdots - cdots

                         = cdots

Untuk melakukan Pembulatan ke ratusan terdekat, perlu memperhatikan syarat berikut ini, yaitu:

  • Jika puluhan kurang dari 50 (<50), dibulatkan ke 00 (angka satuan berubah menjadi 0, angka puluhan berubah menjadi 0 dan angka ratusan tetap)
  • Jika puluhan lebih dari atau sama dengan 50 (≥50), dibulatkan ke 100 (angka satuan berubah menjadi 0, angka puluhan berubah menjadi 0 dan angka ratusan bertambah satu)

Untuk lebih jelasnya perhatikan contoh soal berikut ini:

Bulatkan angka 341 ke ratusan terdekat!

Dalam operasi hitung pengurangan terdapat beberapa contoh seperti :

a. Negatif - Positif
    contoh :
    -6 - 5 = -6 + (-5) = -11
    -6 - 7 = -6 + ( -7 ) = -13
b. Positif - Negatif
   contoh :
   6 - ( -5) = 6 + 5 = 11
   6 - ( -7) = 6 + 7 = 13
c. Negatif - Negatif
    contoh :
    -6 - ( -5 ) = -6 + 5 = 5 - 6 = -1
    -6 - ( -7 ) = -6 + 7 = 7 - 6 = 1

Untuk lebih jelasnya perhatikan contoh soal berikut ini :

-15 - left ( -13 
ight ) = cdots

Pangkat dua di artikan sebagai mengkuadratkan suatu bilangan atau mengalikan bilangan itu dengan dirinya sendiri sesuai dengan bilangan pangkatnya. Bilangan kuadrat adalah hasil kali bilangan berpangkat 2.

Untuk lebih jelasnya perhatikan contoh soal berikut ini:

Tulislah bilangan kuadrat antara 20 dan 50 !

Untuk menentukan FPB dan KPK dapat di diselesaikan dengan menggunakan faktorisasi prima atau perkalian faktor – faktor yang merupakan bilangan prima.

Untuk lebih jelasnya perhatikan contoh soal berikut ini:

Tentukan KPK dari 24, 40, dan 60 dengan menggunakan faktorisasi prima !

Operasi hitung pecahan terdiri dari operasi hitung penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian. Untuk menjumlahkan dan mengurangkan pecahan terlebih dahulu menyamakan penyebutnya. Penyebut yang sama sebaiknya merupakan KPK dari penyebut – penyebut pecahan yang akan dijumlahkan atau dikurangkan. pecahan desimal dapat dijumlahkan atau dikurangkan dengan cara menyusun ke bawah. Perhatikan bahwa koma desimal harus terletak pada satu garis vertical.Kemudian hasil kali pecahan dapat diperoleh dengan cara mengalikan pembilang dengan pembilang dan penyebut dengan penyebut. Jika dalam perkalian pecahan terdapat pecahan campuran, maka pecahan campuran terlebih dahulu dinyatakan dalam bentuk  pecahan biasa. Kemudian hasil bagi pecahan dapat diperoleh dengan cara mengalikan dengan kebalikan dari pecahan itu.

Untuk lebih jelasnya perhatikan contoh soal berikut ini:

frac{6}{10} 	imes left { 6frac{1}{2} 
ight. + left. 6frac{2}{3} 
ight } =cdots

Ada beberapa satuan suhu yang dikenal, diantaranya adalah Kelvin (K) yang merupakan Satuan Baku Internasional, Celcius (C), Reamur (R) dan Fahrenheit (F). Namun yang umum digunakan di Indonesia adalah derajat celcius (C).

Untuk lebih jelasnya perhatikan contoh soal berikut ini:

122o F = . . . oC = . . . oR

 

Untuk menentukan skala, jarak peta dan jarak sebenarnya dapat dihitung dengan menggunakan rumus.

Untuk lebih jelasnya perhatikan contoh soal berikut ini:

Jika jarak dari kota A ke kota B dalam peta adalah 6 cm. Berapakah jarak sesungguhnya, jika skala 1 : 1.000.000 ?

Pada sub bab ini akan membahas tentang berapa banyak pohon atau tiang yang terdapat pada satu sisi jalan dengan panjang jalan yang sudah diketahui.

Untuk lebih jelasnya perhatikan contoh soal berikut ini:

Panjang jalan 5 km. Tiap 20 m ditanami pohon. Berapa banyak pohon di sepanjang jalan tersebut?

Tarra adalah potongan berat suatu barang atau disebut juga sebagai berat kemasan.

Tarra biasanya dinyatakan dalam bentuk persen (%).

Bunga harian adalah bunga tabungan yang didapat dari tabungan dalam tempo harian. (1 bulan = 30 hari, 1 tahun = 360 hari). Untuk menghitung bunga harian jika diketahui tanggal pertama menabung kemudian diketahui tanggal pengambilan maka hari pertama menabung sudah kena bunga sedang hari pengambilan tidak dikenakan bunga.

Untuk lebih jelasnya perhatikan contoh soal berikut ini:

Pada tanggal 3 Maret 2001, Ika menyimpan uangnya di Bank sebesar Rp 400.000,00. Bank memberikan bunga 14% setahun. Berapa rupiah bunga yang diperoleh Ika jika ia mengambil tabungannya tanggal 23 Mei 2001?

Pada bab kali ini, kita akan menghitung jumlah mula – mula baik pada uang sebelum dibelanjakan ataupun pada jumlah benda sebelum digunakan.

Untuk lebih jelasnya perhatikan contoh soal berikut ini:

Seutas tali dipotong sepertiga bagian, kemudian dipotong lagi setengah bagian. Sisanya masih ada 15 m. Berapa meter panjang tali itu mula-mula?

Pada subbab kali ini, kita akan mempelajari tentang cara untuk mengetahui persentase dari suatu laba atau rugi. Pada persentase untung (laba) berarti untung dibanding dengan harga pembelian, dan persentase rugi berarti rugi dibanding harga pembelian.

Untuk lebih jelasnya perhatikan contoh soal berikut ini:

Pembelian Rp 40.000,00. Penjualan Rp 50.000,00. Berapa persenkah labanya?

Persegi adalah bangun datar yang keempat sisinya sama panjang.

Untuk lebih jelasnya perhatikan contoh soal berikut ini:

Gambarlah bangun persegi dan sebutkan sifat – sifatnya !

Dalam menentukan dan menghitung jarak, kecepatan dan waktu dapat diselesaikan dengan menggunakan rumus.

Untuk lebih jelasnya perhatikan contoh soal berikut ini:

Sebuah kereta api berangkat dari Jakarta pukul 06.45 dan tiba di Cirebon pukul 10.30. Berapa kecepatan kereta api, jika jarak Jakarta – Cirebon 270 km ?

Koordinat adalah pertemuan antara sumbu X (absis) dan sumbu Y (ordinat). Absis adalah bilangan yang diambil dari sumbu X atau garis mendatar. Sedangkan ordinat adalah bilangan yang diambil dari sumbu Y atau garis tegak. Untuk menentukan letak suatu titik digunakan titik koordinat. Diagram untuk menentukan (menggambar) letak koordinat disebut sebagai diagram kartesius.

Untuk lebih jelasnya perhatkan contoh soal berikut ini:

Koordinat titik  X (-3,4) dan titik Y (3,4). Panjang garis  XY adalah ... satuan

Setelah menyajikan data dalam bentuk diagram kemudian kita menghitung nilai data tertinggi dan data terendah, modus, median dan  rata-rata. Nilai rata – rata (Mean) dapat diperoleh dari jumlah data dibagi dengan banyaknya data. Modus adalah nilai dari suatu data yang sering muncul atau nilai dengan frekuensi tertinggi atau terbanyak. Median adalah nilai tengah setelah data diurutkan dari setiap penyajian data.

Untuk lebih jelasnya perhatikan contoh soal berikut ini:

Nilai ulangan 15 orang siswa adalah sebagai berikut :

7        5        5        8        6

5        5        6        7        6

9        10      6        6        8

Tentukan mean, median, dan modus !

Pada pembahasan ini kita akan berlatih menyelesaikan permasalahan yang berkaitan dengan kesebangunan. Dua bangun datar atau lebih dikatakan sebangun jika panjang sisi-sisi yang bersesuaian pada bangun-bangun datar tersebut memiliki perbandingan yang senilai. Selain itu, jika sudut-sudut yang bersesuaian pada bangun-bangun datar tersebut sama besar maka bangun-bangun datar tersebut juga sebangun. Dan lebih khusus lagi, jika bangun-bangun datar tersebut memiliki bentuk dan ukuran yang sama serta sudut-sudut yang bersesuaian sama besar, maka bangun-bangun datar tersebut dapat dikatakan kongruen.

Untuk lebih jelasnya perhatikan contoh soal berikut ini :

Apakah ketiga bangun di bawah ini sebangun ?

Pada subbab ini akan dijelaskan tentang satuan waktu dan cara menghitungnya.

 

Untuk lebih jelasnya perhatikan contoh soal berikut ini :

800 dasawarsa + 104 minggu – 730 hari = . . . tahun

Pada Subbab kali ini akan dibahas tentang luas dan keliling dari bangun persegi panjang.

 

Untuk lebih jelasnya perhatikan contoh soal berikut ini:

Sebuah persegi panjang, panjangnya 8 cm dan lebarnya 6 cm. Tentukan luas dan kelilingnya?

Sudut antara 2 jarum jam artinya sudut terkecil yang dibentuk oleh 2 jarum jam saat jarum tersebut menunjukkan suatu waktu tertentu. Perhatikan gambar di bawah ini. Jarum pendek pada jam (menunjukkan jam) berputar satu putaran penuh selama 12 jam, dengan sudut putar yang dilewati besarnya 360°.

Untuk lebih jelasnya perhatikan contoh soal berikut ini:

Berapakah sudut terkecil yang dibentuk oleh pada pukul 19.21?

Balok adalah bangun ruang yang dibentuk oleh tiga pasang persegi panjang dan tiap persegi panjang mempunyai bentuk dan ukuran yang sama. Tiga pasang persegi panjang itu merupakan sisi-sisi balok itu. Untuk menghitung volume dan luas dari permukaan balok akan diselesaikan dengan menggunakan rumus.

Untuk lebih jelasnya perhatikan contoh soal berikut ini:

Panjang sebuah balok 13 cm, lebar 7 cm. Berapakah tinggi balok tersebut, jika volumenya 819 cm3 ?

Untuk lebih jelasnya perhatikan contoh soal berikut ini:

Selesaikan dengan menggunakan cara pengelompokkan !

sqrt[3]{2.744} = cdots

BAB 23 - PANGKAT DAN AKAR PANGKAT 3 EDISI REVISI 2016 (Contoh Soal - Cara Pengelompokkan)

Untuk lebih jelasnya perhatikan contoh soal berikut ini:

Selesaikan dengan menggunakan cara pengelompokkan !

sqrt[3]{2.744} = cdots

 

Head Office

Alamat lengkap kantor pusat kami

 Jl. Telaga Murni 1, Ruko Danau Sunter Mas No. D3 & D5, Sunter Jaya, Tanjung Priok - Jakarta Utara

 (021) 2265 2392/94 ext 100 WA 0878 8361 3000

 Fax. (021) 6531 3626

Our Testimonial

Apa kata mereka tentang seratus institute

seratusinstitute.com adalah suatu website yang sangat bermanfaat terutama buat kami para pelajar karena dapat belajar matematika, fisika, kimia dimanapun dan kapanpun. Juga karena terdapat video belajar yang dapat dilihat berulang-ulang sehingga kami dapat mengingat pelajaran dengan baik

Raisa Riupassa

Kelas 10 - SMA Santa Ursula, Bsd

Our Social Media

Gabung dan ikuti social media kami

TOP