Produk Kelas 10-11-12 SMA Revisi 2016

Berikut ini contoh video pelajaran Fisika Kelas 12 SMA

Detail Materi

TATA NAMA ALKENA

  • Rantai utama harus mengandung ikatan rangkap dan dipilih yang terpanjang. Nama rantai utama juga mirip dengan alkana dengan mengganti akhiran -ana dengan -ena. Sehingga pemilihan rantai atom C terpanjang dimulai dari C rangkap ke sebelah kanan atau kirinya dan dipilih yang terpanjang.
  • Nomor posisi ikatan rangkap ditulis di depan nama rantai utama dan dihitung dari ujung  sampai letak ikatan rangkap yang nomor urut C nya terkecil.
  • Urutan nomor posisi rantai cabang sama seperti urutan penomoran ikatan cabang rantai  utama.

Contoh soal :

Beri nama senyawa dibawah ini:

CH2CCHCH (C2H5)CH3

 

PERIODE 4/UNSUR TRANSISI (Sc Ti V Cr Mn Fe Co Ni Cu Zn)

        

 

Sc              Sc              Ti                   V               Cr              Mn       Fe        Co          Ni        Cu         Zn

 

               (Skandium) (Titanium) (Vanadium) (Kromium) (Mangan) (Besi) (Kobalt) (Nikel) (Tembaga) (Seng)


Sifat Unsur Transisi:

  1. Mempunyai bilangan oksidasi lebih dari satu macam, meskipun ada  juga yang hanya mempunyai satu macam.
  2. Mempunyai kecenderungan yang kuat membentuk  ion kompleks
  3. Senyawanya ada yang bersifat paramagnetik, tetapi ada pula yang bersifat diamagnetik.
  4. Kebanyakan ion atau senyawanya berwarna. Hal ini disebabkan subkulit  d  hanya terisi sebagian elektron.
  5. Titik leleh dan titik didihnya pada umumnya sangat tinggi.
  6. Semua unsur transisi mempunyai sifat logam, seperti konduktor panas dan listrik yang baik

konfigurasi elektron adalah susunan elektron-elektron pada sebuah atom, molekul, atau struktur fisik lainnya.

Terdapat maksimal dua elektron yang dapat diisi ke dalam orbital dengan urutan peningkatan energi orbital: orbital berenergi terendah diisi terlebih dahulu sebelum elektron diletakkan ke orbital berenergi lebih tinggi.

Sehingga, menurut kaidah ini, urutan pengisian orbital adalah sebagai berikut:

1s 2s 2p 3s 3p 4s 3d 4p 5s 4d 5p 6s 4f 5d 6p 7s 5f 6d 7p

Integral adalah sebuah konsep penjumlahan secara berkesinambungan dalam matematika, dan bersama dengan inversnya, diferensiasi, adalah satu dari dua operasi utama dalam kalkulus. Integral dikembangkan menyusul dikembangkannya masalah dalam diferensiasi di mana matematikawan harus berpikir bagaimana menyelesaikan masalah yang berkebalikan dengan solusi diferensiasi.

Lambang integral adalah \(\int\)

Bila diberikan suatu fungsi  f dari variable real x dengan interval [a, b] dari sebuah garis lurus, maka integral tertentu

\(\int_{a}^{b}f(x)dx\)

didefinisikan sebagai area yang dibatasi oleh kurva f, sumbu-x, sumbu-y dan garis vertikal x = a dan x = b, dengan area yang berada diatas sumbu-x bernilai positif dan area dibawah sumbu-x bernilai negatif.

Trigonometri adalah bagian dari ilmu matematika yang mempelajari tentang hubungan antara sisi dan sudut suatu segitiga serta fungsi dasar yang muncul dari relasi tersebut.

Trigonometri terdiri dari sinus (sin), cosinus (cos), tangens ( tan), cotangens (cot), secan (sec) dan cosecan (cosec). Trigonometri merupakan nilai perbandingan yang didefinisikan pada koordinat kartesius atau segitiga siku-siku.

Untuk lebih jelasnya perhatikan contoh soal berikut tentang aturan cosinus : \(cosA=\frac{c^2+b^2-a^2}{2bc}\)

Pada segitiga ABC diketahu a = 6, c = 8 dan \(\angle B=120^0\). Berapa panjang b?

 

Pada Edisi Revisi 2016 isi Bab Dinamika Partikel tidak jauh berbeda dengan Kurikulum 2013. Di Bab Dinamika Partikel ini dibahas 5 sub bab antara lain : Hukum Newton tentang gerak, Macam-macam Gaya, Aplikasi Gaya, Gaya Sentripetal serta Tikungan Jalan

Ada tiga macam tikungan yang dibahas pada sub bab ini. Pertama, tikungan datar kasar. Kedua, tikungan miring licin dan yang ketiga tikungan miring kasar

Pada video ini dibahas tentang tikungan datar kasar.

Pada Edisi Revisi 2016, Bab Gravitasi dipelajari di kelas 10 dan ada sedikit perbedaan pembahasan jika dibandingkan dengan kurikulum 2013. Di Bab Gravitasi ini dibahas 4 sub bab antara lain : Gaya Gravitasi, Medan Gravitasi, Kelajuan dalam Medan Gravitasi serta Hukum Keppler

Pada video ini dibahas penerapan gaya gravitasi untuk menentukan ketinggian roket bila diukur dari permukaan bumi

CONTOH SOAL :

Pada suatu ketinggian, sebuah roket mengalami gaya gravitasi ¼ dari gaya gravitasinya pada permukaan laut. Jika jari – jari bumi adalah R. Coba hitung ketinggian roket tersebut dari permukaan bumi?

Untuk menjelaskan tidak adanya reversibilitas para ilmuwan merumuskan prinsip baru, yaitu Hukum II Termodinamika, dengan pernyataan : “kalor mengalir secara alami dari benda yang panas ke benda yang dingin, kalor tidak akan mengalir secara spontan dari benda dingin ke benda panas”. Penerapannya dapat dilihat pada mesin kalor (contoh mesin kendaraan bermotor atau mesin uap) dan mesin pendingin (contoh freezer dan AC).

Jika ada sebuah senjata kamu tembakkan di P diantara jurang tegak (lihat gambar).

Dua pantulan pertama di dengar setelah 1,5 s dan yang kedua adalah 2,5 s. Jika cepat rambat bunyi di udara adalah 330 ms-1, Coba hitung jarak diantara kedua jurang itu!

Pada abad ke-21 ini cadangan energi fosil di bumi kian lama makin menipis. Oleh sebab itu, berbagai negara mencari berbagai inovasi untuk mengembangkan sumber energi alternatif. Sumber energi alternatif yang telah dikembangkan antara lain adalah mikrohidro, hidrogen, biofuel, biodiesel dan alkohol.

Trigonometri adalah bagian dari ilmu matematika yang mempelajari tentang hubungan antara sisi dan sudut suatu segitiga serta fungsi dasar yang muncul dari relasi tersebut.

Trigonometri terdiri dari sinus (sin), cosinus (cos), tangens ( tan), cotangens (cot), secan (sec) dan cosecan (cosec). Trigonometri merupakan nilai perbandingan yang didefinisikan pada koordinat kartesius atau segitiga siku-siku.

Untuk lebih jelasnya perhatikan contoh soal berikut :

Buktikan \(\frac{1-tan^2A}{1+tan^2A}=cos^2A-sin^2A\) !

 

Bab 5 Trigonometri 2 (Wajib Edisi Revisi 2016)

Trigonometri adalah bagian dari ilmu matematika yang mempelajari tentang hubungan antara sisi dan sudut suatu segitiga serta fungsi dasar yang muncul dari relasi tersebut.

Trigonometri terdiri dari sinus (sin), cosinus (cos), tangens ( tan), cotangens (cot), secan (sec) dan cosecan (cosec). Trigonometri merupakan nilai perbandingan yang didefinisikan pada koordinat kartesius atau segitiga siku-siku.

Untuk lebih jelasnya perhatikan contoh soal berikut :

Buktikan \(\frac{1-tan^2A}{1+tan^2A}=cos^2A-sin^2A\) !

 

 

Head Office

Alamat lengkap kantor pusat kami

 Jl. Telaga Murni 1, Ruko Danau Sunter Mas No. D3 & D5, Sunter Jaya, Tanjung Priok - Jakarta Utara

 (021) 2265 2392/94 ext 100 WA 0878 8361 3000

 Fax. (021) 6531 3626

Our Testimonial

Apa kata mereka tentang seratus institute

seratusinstitute.com adalah suatu website yang sangat bermanfaat terutama buat kami para pelajar karena dapat belajar matematika, fisika, kimia dimanapun dan kapanpun. Juga karena terdapat video belajar yang dapat dilihat berulang-ulang sehingga kami dapat mengingat pelajaran dengan baik

Raisa Riupassa

Kelas 10 - SMA Santa Ursula, Bsd

Our Social Media

Gabung dan ikuti social media kami

TOP