Matematika Kelas 8

Berikut ini contoh video pelajaran Matematika Kelas 8 SMP

Detail Materi

Pada video demo materi sistem koordinat berikut akan membahas posisi titik terhadap sumbu x dan sumbu y.

Sebelum mempelajari posisi titik terhadap sumbu x dan sumbu y, kita harus mengenal kuadran pada koordinat kartesius.

Untuk lebih memahami posisi titik terhadap sumbu koordinat dapat dilhat video berikut.

Pada video demo materi Aljabar berikut akan dijelaskan bagaimana mengoperasikan bentuk aljabar.

Operasi hitung bentuk aljabar terdiri dari :

  1. Penjumlahan dan pengurangan
  2. Perkalian dan pembagian
  3. Perpangkatan

Contoh Soal :

Tentukanlah hasil pengurangan bentuk aljabar berikut :

Pada video demo berikut berisi contoh soal mengenai penggunaan rumus fungsi.

Fungsi atau pemetaan dalam istilah matematika adalah pemetaan setiap anggota sebuah himpunan (dinamakan sebagai domain) kepada anggota himpunan yang lain (dinamakan sebagai kodomain).

Contoh Soal :

  1. f(3)
  2. f(-1)
 

Untuk menentukan persamaan garis lurus diperlukan nilai gradien atau dua titik yang dilalui oleh garis tersebut. Soal berikut akan membahas cara menentukan persamaan garis lurus dengan memanfaatkan hubungan gradien dari dua garis yang saling tegak lurus.

Contoh Soal :

Tentukan persamaan garis yang tegak lurus dengan garis \(y -2x+7=0\)  dan melalui titik (6, -5)

 

Pada video demo materi berikut akan dijelaskan bagaimana menghitung jarak antara dua titik.

Jika diketahui A \((x_1, y_1)\) dan B \((x_2, y_2)\), maka jarak AB adalah sebagai berikut :

\(AB = \sqrt {(x_2-x_1)^2 + (y_2-y_1)^2}\)

 

Contoh Soal :

Diketahui titik A (4,2) dan B (7,6). Hitunglah panjang AB !

 

Penyajian data merupakan salah satu kegiatan dalam pembuatan laporan hasil penelitan yang telah dilakukan agar dapat dipahami dan dianalisis sesuai dengan tujuan yang diinginkan. Data yang disajikan harus sederhana dan jelas agar muda dibaca.
Penyajian data juga dimaksudkan agar para pengamat dapat dengan mudah memahami apa yang kita sajikan untuk selanjutnya dilakukan penilaian atau perbandingan, dan lain-lain. 

Cara menyajikan data yang dibahas pada materi ini ada 3 cara yaitu :

  1. Penyajian data dalam diagram batang
  2. Penyajian data dalam diagram garis
  3. Penyajian data dalam diagram lingkaran

Contoh Soal :

Diagram batang berikut menunjukkan nilai ulangan matematika.

Banyaknya siswa yang memperoleh nilai lebih dari 8 adalah ….

Banyak sekali masalah kehidupan sehari - hari yang dapat diselesaikan dengan sistem persamaan linear dua variabel (SPLDV), misalnya dalam membeli dua jenis buku yang berbeda seperti permasalahan pada contoh soal berikut.

Contoh Soal :

Arman pergi ke sebuah toko buku, dengan membawa 1 lembar uang “lima ribuan”. Jika ia membeli 2 buah buku tebal dan 5 buah buku tipis, uangnya masih kurang 150 rupiah. Tapi jika ia membeli 3 buah buku tebal dan 2 buah buku tipis, menerima uang pengembalian sebesar 300 rupiah. Berapa harga 1 buku tebal dan berapa harga 1 buku tipis?

 

Persamaan kuadrat adalah suatu persamaan polinomial berorde dua.

Bentuk umum dari persamaan kuadrat adalah  \(y = a x^2 + bx + c\)   dengan \(a \neq 0\)

Salah satu metode untuk menyelesaikan persamaan kuadrat adalah dengan melengkapkan kuadrat sempurna.

Contoh Soal :

Tentukan himpunan penyelesaian dari persamaan kuadrat   \(b^2-8b-12=36\)  dengan menggunakan metode melengkapkan kuadrat sempurna !

Pada video demo materi lingkaran berikut akan menampilkan contoh soal mengenai hubungan sudut pusat, luas juring dan panjang busur.

Hubungan antara sudut pusat, panjang busur, dan luas juring adalah sebagai berikut.

Contoh Soal :

Pada lingkaran dengan pusat O, \(\angle AOB = 60^o\). Jika luas juring AOB = 231 cm2 dan luas juring BOC = 77 cm2, tentukan panjang busur AC ?

Prisma adalah bangun ruang yang memiliki bidang alas dan bidang atas yang sejajar dan kongruen (sama), lalu sisi lainnya berbentuk jajar genjang atau persegi panjang yang tegak lurus ataupun tidak tegak lurus terhadap bidang alas dan bidang atasnya.

Volum prisma = luas alas \(\times \) tinggi

Luas permukaan prisma = 2 \(\times\) luas alas \(+\) keliling alas \(\times\) tinggi prisma

Pada contoh soal berikut akan dibahas mengenai volum prisma.

Contoh Soal :

Alas sebuah prisma berbentuk segi enam beraturan dengan sisi 10 cm. Bila tinggi prisma 12 cm, berapa volume prisma ?

 

Pada video demo berikut berisi bagan materi Perbandingan dan juga membahas definisi perbandingan.

Perbandingan adalah pernyataan matematika secara sederhana yang membandingkan dua besaran atau lebih, dan besaran-besaran tersebut harus memiliki satuan yang sama.

Secara umum dapat dinyatakan dengan :

a : b = a / b

Pada bab peluang ini akan dibahas mengenai peluang kejadian majemuk. Peluang kejadian majemuk adalah peluang dari dua kejadian atau lebih.

Untuk menghitung peluang kejadian majemuk adalah \(P(A \cup B) = P(A) + P(B) - P(A \cap B)\)

Kejadian majemuk yang dibahas pada materi ini adalah

  1. Kejadian saling lepas
  2. Kejadian saling bebas

Contoh Soal :

Dua buah dadu bermata 6 dilambungkan bersama-sama. Tentukan peluang munculnya mata dadu yang berjumlah 5 atau 8 ?

Pada video demo materi garis-garis segitiga berikut akan membahas contoh soal mengenai garis tinggi.

Garis Tinggi Segitiga adalah garis yang melalui salah satu titik sudut segitiga dan tegak lurus dengan sisi di depannya. Definisi garis tinggi dalam sebuah segitiga adalah garis lurus yang menghubungkan satu titik sudut ke sisi dihadapannya secara tegak lurus (membentuk sudut siku-siku). Perhatikan segitiga HIJ pada gambar. Garis HK adalah garis tinggi. Garis HK menghubungkan titik sudut H dengan sisi IJ pada titik K sedemikian hingga sudut HKI dan sudut HKJ tepat 90 derajat (sudut siku-siku/sudut tegak lurus).

Perhatikan gambar berikut :

Contoh Soal :

Dalam \(\triangle PQR\), panjang sisi PQ = 17 cm, QR = 10 cm, dan PR = 21 cm.

Hitunglah:

a. Luas \(\triangle PQR\)

b. Garis tinggi yang ditarik dari titik P

Pada video demo materi ini akan membahas soal mengenai jari-jari lingkaran garis singgung.

Lingkaran O menyinggung sisi DE, menyinggung garis BD (BD adalah perpanjangan sisi AD) dan menyinggung garis CE (CE adalah perpanjangan sisi AE). Titik pusat lingkaran berada diluar segitiga ADE. Titik pusat lingkaran singgung didapat dari perpotongan garis bagi dalam sudut A dan garis bagi luar sudut D dan sudut E. Pada sebuah segitiga terdapat tiga lingkaran singgung yaitu: menyinggung sisi AD, menyinggung sisi DE dan menyinggung sisi AE. Panjang jari – jari lingkaran singgung dapat ditentukan dengan cara menggunakan luas layang – layang ACOD, dimana jumlah luas ∆ADE,  ∆CEO,  ∆DEO,  dan ∆DBO sama dengan luas layang – layang ACOD.

Menghitung panjang jari-jari lingkaran yang menyinggung sisi DE pada gambar di atas dapat ditentukan dengan rumus sebagai berikut :

\(r_s = \frac {L}{s-DE}\)

dimana s adalah setengah keliling segitiga ADE.

Contoh Soal :

Panjang sisi-sisi sebuah segitiga adalah 20 cm, 34 cm, dan 42 cm. Hitunglah panjang jari-jari lingkaran yang menyinggung sisi 34 cm ?

Head Office

Alamat lengkap kantor pusat kami

 Jl. Telaga Murni 1, Ruko Danau Sunter Mas No. D3 & D5, Sunter Jaya, Tanjung Priok - Jakarta Utara

 (021) 2265 2392/94 ext 100 WA 0878 8361 3000

 Fax. (021) 6531 3626

Our Testimonial

Apa kata mereka tentang seratus institute

seratusinstitute.com adalah suatu website yang sangat bermanfaat terutama buat kami para pelajar karena dapat belajar matematika, fisika, kimia dimanapun dan kapanpun. Juga karena terdapat video belajar yang dapat dilihat berulang-ulang sehingga kami dapat mengingat pelajaran dengan baik

Raisa Riupassa

Kelas 10 - SMA Santa Ursula, Bsd

Our Social Media

Gabung dan ikuti social media kami

TOP